Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Oktober 2012

TRANSFORMATOR adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik


           Transformator adalah suatu alat listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik  ke rangkaian listrik yang lain, melalui suatu gandengan magnet dan berdasarkan prinsip induksi-elektromagnet. Transformator digunakan secara luas, baik dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Penggunaan transformator dalam sistem tenaga memungkinkan terpilihnya tegangan yang sesuai , dan ekonomis untuk tiap-tiap keperluan misalnya kebutuhan akan tegangan tinggi dalam pengiriman daya listrik jarak jauh.
            Dalam bidang elektronika, transformator digunakan antara lain sebagai gandengan impedansi antara sumber dan beban; untuk memisahkan satu rangkain dari rangkaian yang lain; dan untuk menghambat arus searah sambil tetap melakukan atau mengalirkan arus bolak-balik antara rangkaian. Berdasarkan frekuensi, transformator  dapat dikelompokkan sebagai berikut :
1)      frekuensi daya, 50 – 60 c/s;
2)      frekuensi pendengaran, 50 c/s – 20 kc/s;
3)      frekuensi radio, diatas 30 kc/s.
 Dalam bidang tenaga listrik pemakaian transformator dikelompokkan menjadi :
1)      transformatror daya;
2)      transformatror distribusi;
3)      transformatror pengukuran, yang terdiri dari atas transformator arus dan   transformator tegangan.
Kerja transformator yang berdasarkan induksi-elektromagnetik, menghendaki adanya gandengan magnet antara rangkaian primer dan sekunder. Gandengan magnet ini berupa inti besi tempat melakukan fluks bersama.

Berdasarkan cara melilitkan kumparan pada inti, dikenal dua macam transformator, yaitu tipe inti dan tipe cangkang. 

Kamis, 30 Agustus 2012

FISIKA INTI


Fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang fenomena alam. Oleh karena itu fisika dibutuhkan suatu eksperimen untuk dapat membuktikan teori yang berlaku dengan hukum-hukum fisika. Kemudian dari gejala-gejala alam yang terjadi di alam juga adalah salah satu fenomena alam ilmu fisika yang tidak bisa hanya ditunjukkan dengan teori saja. Maka dibutuhkan alat peraga untuk membuktikan teori yang sedang dipelajari. Oleh sebab itu percobaan specific charge of electron adalah salah satunya eksperimen untuk membuktikan hukum–hukum fisika. Dari percobaan ini mahasiswa membimbing untuk melakukan percobaan dengan alat yang telah disediakan oleh kampus. Adapun tujuan dari praktikum ini adalah untuk:
1.    Membuktikan adanya gaya Lorentz.
2.    Menentukan harga e/m dari electron
3.    Memperlihatkan gaya yang dialami electron dalam medan magnet.
Diharapkan percobaan ini dapat menambah wawasan mahasiswa, dan juga dapat memudahkan mahasiswa untuk memahami dalam kaitannya dengan fisika inti.

Senin, 27 Februari 2012

MUATAN LISTRIK

Muatan listrik, Q, adalah pengukuran muatan dasar yang dimiliki suatu benda. Satuan Q adalah coulomb, yang merupakan 6.24 x 1018 muatan dasar. Q adalah sifat dasar yang dimiliki oleh materi baik itu berupa proton (muatan positif) maupun elektron (muatan negatif). Muatan listrik total suatu atom atau materi ini bisa positif, jika atomnya kekurangan elektron. Sementara atom yang kelebihan elektron akan bermuatan negatif. Besarnya muatan tergantung dari kelebihan atau kekurangan elektron ini, oleh karena itu muatan materi/atom merupakan kelipatan dari satuan Q dasar. Dalam atom yang netral, jumlah proton akan sama dengan jumlah elektron yang mengelilinginya (membentuk muatan total yang netral atau tak bermuatan).
Muatan listrik partikel disimbolkan sebagai e atau kadang-kadang q adalah muatan listrik oleh sebuah partikel proton atau sama dengan angka negatif muatan listrik sebuah partikel elektron. Merupakan konstanta fisika dan satuan muatan listrik. Nilainya adalah 1.602 176 53(14) × 10-19 C, menurut daftar konstanta fisika CODATA tahun 2002. Pada sistem Centimetre gram second (CGS), nilainya mendekati 4.803 × 10-10 statcoulomb.
Sejak pertama kali diukur oleh Robert Millikan pada percobaan tetes-minyak pada tahun 1909, muatan dasar partikel diyakini tidak bisa dibagi lagi. Quark, ditemukan tahun 1960s, dipercaya memiliki muatan listrik sebesar e/3, hanya terdapat dalam jumlah partikel lebih dari satu. Quark tidak pernah dideteksi dalam satu partikel.


MUATAN (CHARGE)
Pengarang
Lewis
Ryder
School of Physical Sciences, University of Kent, Canterbury, UK
Rujukan
Physics Education, March (2007) 141-145.
Intisari
·           Secara umum fakta yang diketahui dengan baik tentang muatan listrik seperti penolakan muatan, tidak seperti penarikan muatan.
·           Gaya penolakan atau penarikan muatan dinyatakan dengan Hukum Coulomb.
·           Muatan listrik q1 membentuk dirinya sendiri medan listrik .
·           Medan listrik adalah minus dari gradien Potensial Coulomb V .
·           Sesuai pengembangan Teori Maxwell, seperti halnya kelistrikan, di sini juga terjadi fenomena kemagnetan.
·           Kombinasi antara Persamaan Maxwell dengan Teori Quantum, cara yang paling sederhana mengenai dua partikel bermuatan menginteraksikan dalam ”pertukaran” satu foton diantara keduanya. Seperti pada Figur 1.
·           Dari Hukum Coulomb ke QED (Quantum Electrodynamics), kita memiliki cara yang panjang. Muatan listrik sebagai sumber untuk medan (medan magnetik); medan terkuantisasi dan kuanta sebagai foton; partikelnya memiliki massa nol.

Dalam suatu eksperimen, jika kita hendak merumuskan secara alamiah banyak faktor yang terlibat. Begitu juga dalam studi muatan listrik ini. Ternyata bukan hanya konsep-konsep listrik saja, melainkan juga konsep-konsep gelombang dan Teori Quantum. Perpaduan dari Hukum Maxwell dengan Teori Quantum menghasilkan Quantum Electrodynamics (QED). Dengan kompleksitas kajian dari hukum-hukum yang terlibat seperti hukum Coulomb dan hukum grabitasi, serta teori quantum yang dipadukan dalam satu hukum tentang QED, tentu saja tidak kita jumpai dalam pembelajaran fisika di lingkungan sekolah lanjutan. Tetapi, di sekolah lanjutan sudah dibelajarkan untuk masing-masing teori secara terpisah dan lebih sederhana. Walaupun demikian, kajian dari artikel ini dapat memberikan masukan sebagai informasi baru baik bagi siswa, guru, mahasiswa, dan pembaca pada umumnya.